Ragam
Dulu Nol Besar, Kini Fasih! Rahasia Yoonchae KATSEYE Jago Bahasa Inggris dengan Cepat
Yoonchae KATSEYE dulu nyaris nggak bisa bahasa Inggris, kini makin lancar dan percaya diri. Intip strategi belajarnya yang bisa kamu tiru buat cepat kuasai bahasa asing!
Vania Rossa | Natasya Regina Melati

Dewiku.com - Anggota termuda girl group global KATSEYE, Yoonchae, tengah jadi sorotan publik. Idol asal Korea ini menarik perhatian karena perkembangan pesatnya dalam menguasai bahasa Inggris, sesuatu yang dulu hampir sama sekali tidak ia kuasai.
Perjalanan belajarnya dinilai menginspirasi banyak orang, terutama para penggemar yang juga ingin meningkatkan kemampuan bahasa asing.
Awalnya, Yoonchae mengaku benar-benar minim kemampuan bahasa Inggris. Namun, sejak debut bersama lima anggota KATSEYE lainnya yang berasal dari berbagai negara, ia dipaksa beradaptasi.
Lewat percakapan sehari-hari, interaksi di dorm, hingga kebiasaan kecil bersama para member, Yoonchae terus melatih diri. Rekan-rekannya pun tak segan mengajarinya ekspresi sehari-hari hingga bahasa slang, sehingga gaya bicaranya kini terdengar makin natural.
Perubahan ini terlihat jelas di berbagai kesempatan, mulai dari wawancara resmi, konten variety, sampai interaksi hangat dengan penggemar internasional. Netizen pun ramai memuji Yoonchae. Selain karena kerja kerasnya, perkembangan ini juga mencerminkan kedekatan hubungan antaranggota grup yang saling mendukung satu sama lain.
Nah, setelah bahas perkembangan Yoonchae, sekarang kita akan kupas strategi belajar yang efektif buat kamu yang ingin menguasai bahasa asing, termasuk bahasa Inggris.
Strategi Belajar Bahasa yang Efektif
Belajar bahasa asing memang butuh waktu dan usaha, tapi kalau tahu cara yang tepat, prosesnya bisa jadi lebih menyenangkan dan terasa lebih ringan. Nah, biar perjalanan belajarmu makin efektif, ada beberapa strategi yang bisa dicoba. Yuk, simak satu per satu!
1. Tetapkan Tujuan yang Jelas
Sebelum mulai, pastikan kamu punya alasan kuat kenapa ingin belajar bahasa tersebut. Apakah untuk karier, traveling, atau sekadar biar bisa nonton drama tanpa subtitle? Dengan motivasi yang jelas, kamu bakal lebih semangat.
Baca Juga
Meisya Siregar Ajak Lawan Ketidakadilan: Suara Kita Bisa Jadi Senjata, Hati-Hati Sama Buzzer!
Sindiran Halus Soal Etika Publik: Tiara Andini Bongkar Perlakuan Mengejutkan Pejabat di Pesawat
Harga Diri Perempuan Dipertaruhkan? Tren War Duda Usai Cerai Pratama Arhan Viral di Medsos
Dengerin Suara Merdu Shanna Shannon Nyanyi Ibu Pertiwi: Serasa Jadi Doa untuk Negeri
Ulang Tahun Paling Berwarna Sri Mulyani: Dari 63 Karangan Bunga Sindiran sampai Rumah Dijarah
Lacoste Bikin Kejutan Setelah 92 Tahun, Ganti Logo Buaya dengan Hewan Ini!
Jangan lupa juga bikin target terukur, misalnya mempelajari 20 kosakata baru setiap bulan. Dari situ, kamu bisa memantau progres dan lebih mudah melihat perkembangan.
2. Latihan Bicara dengan Penutur Asli
Nggak ada cara belajar yang lebih cepat daripada langsung praktik. Kalau punya kesempatan ngobrol dengan penutur asli, manfaatkan sebaik mungkin. Bisa lewat program pertukaran bahasa, kelas online, atau bahkan gabung komunitas. Awalnya mungkin gugup, tapi percayalah, semakin sering mencoba, semakin natural kamu berbicara.
3. Manfaatkan Media Autentik
Belajar nggak harus dari buku saja. Kamu bisa dengarkan musik, podcast, atau radio dalam bahasa target untuk membiasakan telinga dengan intonasi dan ritme asli. Selain itu, coba tonton film atau serial TV—awalnya bisa pakai subtitle, tapi kalau sudah terbiasa, coba hilangkan supaya pemahamanmu makin terasah.
4. Perluas Kosakata dengan Cara Praktis
Supaya kosakata cepat nempel di kepala, coba metode sederhana tapi efektif. Gunakan flashcards, baik yang dibuat sendiri maupun aplikasi digital.
Selain itu, tulis catatan harian atau jurnal kecil dalam bahasa asing. Dengan begitu, kamu belajar tata bahasa sekaligus melatih menulis. Kalau mau lebih seru, gunakan teknik mnemonik—misalnya bikin asosiasi unik atau cerita kocak untuk mengingat kata-kata sulit.
5. Manfaatkan Teknologi
Sekarang belajar bahasa makin gampang dengan bantuan teknologi. Ada banyak aplikasi seperti Duolingo, Babbel, atau Memrise yang bisa kamu akses kapan saja. Bahkan, AI juga bisa jadi asisten belajarmu, misalnya untuk latihan percakapan atau memperbaiki grammar.
6. Libatkan Diri dalam Proses
Jangan belajar sendirian terus, coba gabung komunitas bahasa asing atau grup belajar. Dengan begitu, proses belajar jadi lebih interaktif dan nggak membosankan. Dan ingat, jangan takut salah. Justru dari kesalahan itulah kamu bisa berkembang lebih cepat.
7. Konsisten dan Selalu Evaluasi
Kunci utama belajar bahasa adalah konsistensi. Luangkan sedikit waktu setiap hari untuk berlatih, entah membaca, mendengar, atau menulis. Selain itu, catat perkembanganmu secara rutin. Dari situ kamu bisa melihat apa yang sudah berhasil dan apa yang perlu diperbaiki.
Belajar bahasa asing memang nggak instan, tapi dengan strategi yang tepat dan konsistensi, hasilnya pasti terasa. Jadi, tentukan tujuanmu, nikmati prosesnya, dan jangan lupa untuk terus mencoba. Siapa tahu, suatu hari nanti kamu bisa ngobrol lancar dengan orang dari berbagai belahan dunia tanpa hambatan bahasa.