Relationship

Pengantin Wanita Bikin Bridesmaid Lakukan Tes Pendeteksi Kebohongan

Ada apa?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati

Gaun pengantin. (Unsplash/Banter Snaps)
Gaun pengantin. (Unsplash/Banter Snaps)

Dewiku.com - Beberapa waktu lalu, netizen sempat dibuat gemas dengan postingan viral tentang pengantin wanita yang meminta para tamu memakai baju berdasarkan berat badan saat pesta pernikahan.

Rupanya, postingan tersebut terus berlanjut. Dilansir dari Mirror, pengantin wanita itu marah dan membuat semua bridesmaid melakukan tes pendeteksi kebohongan setelah mengetahui detail permintaannya itu bocor di internet.

Ia pun mengadu di media sosial. ''Saya menanyakan semua pertanyaan sederhana seperti 'apakah kamu membocorkan kode pakaian saya ke internet?' dan 'apakah kamu diam-diam membenciku?','' tulis wanita tersebut di Facebook.

''Teman-teman, hanya dengan kegembiraan terdalam aku bisa mengumumkan identifikasi informan itu. Mantan teman saya, Stephanie, dia mengaku membocorkan posting saya dan mengejek saya secara online,'' tambahnya.

Ilustrasi gaun pengantin, (Unsplash/Anna Docking)
Ilustrasi gaun pengantin, (Unsplash/Anna Docking)

''Dresscode milikku yang asli menjadi viral karena dia dan dunia luar tidak akan pernah bisa mengerti. Terima kasih kepada Stephanie,'' tulisnya lagi.

Namun lewat posting tersebut ia juga memberi tahu tamu undangan harus mengirim foto pakaian yang mereka rencanakan untuk dipakai sebagai pertimbangannya, minimal sebulan sebelum hari besar. Wow.

Dalam posting asli, pengantin wanita menyatakan bahwa wanita yang beratnya antara 45-75 kg harus mengenakan jumper beludru hijau dengan celana panjang suede oranye dan sepatu Christian Louboutin.

Namun wanita yang beratnya lebih dari 70 kg harus mengenakan jumper hitam dan celana panjang dengan sepasang heels.

Sedangkan pria yang beratnya antara 45-90 kg diminta untuk mengenakan jaket berbulu ungu dan sneakers putih.

Berita Terkait

Berita Terkini