Relationship

Pernah Tidur Bareng 6.000 Wanita, Nyawa Playboy Ini Berakhir di Ranjang

Sang playboy meninggal saat bercinta.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi hubungan intim. (Shutterstock)
Ilustrasi hubungan intim. (Shutterstock)

Dewiku.com - Seorang playboy legendaris diketahui telah tidur dengan ribuan wanita selama puluhan tahun. Hidupnya bahkan berakhir secara dramatis saat bercinta dengan seorang wanita.

Diberitakan New York Post pada 28 September silam, seorang playboy legendaris asal Italia dilaporkan meninggal pada usia 63 tahun saat berhubungan seks dengan seorang turis berusia 23 tahun.

Playboy bernama Maurizio Zanfanti yang juga dijuluki Romeo of Rimini itu sebelumnya mengaku telah tidur dengan lebih dari 6.000 wanita setelah menjadi terkenal sebagai promotor klub malam di kota di tepi pantai pada tahun 1970-an.

Hingga hari itu, tepatnya pada Selasa malam, dia sedang menghibur seorang turis dari Romania di belakang sebuah mobil. Nahas dia menderita serangan jantung yang fatal.

Sontak wanita yang dihiburnya terkejut dan segera memanggil paramedis. Namun, nyawa Zanfanti tidak bisa diselamatkan. Media lokal kemudian mengatakan bahwa itu adalah caranya ingin pergi.

Ilustrasi pasangan suami istri. (Unsplash/Toa Heftiba)
Ilustrasi pasangan intim. (Unsplash/Toa Heftiba)

''Zanza meninggal setelah melakukan yang terbaik, yaitu mencintai wanita,'' tulis laporan Il Resto Del Carlino, salah satu surat kabar Bologna.

Zanfanti memulai 'karier' playboynya pada usia 17 tahun, yaitu tahun 1972. Saat itu dirinya bekerja di sebuah klub malam bernama Blow Up. Tugasnya adalah mengobrol terutama dengan turis Jerman dan Skandinavia di jalan dan membujuk mereka untuk masuk.

Ilustrasi pasangan kekasih tidur bersama. (Unsplash/Sweet Ice Cream Photography)
Ilustrasi pasangan kekasih tidur bersama. (Unsplash/Sweet Ice Cream Photography)

Sang playboy mengaku pernah merayu seorang jurnalis Prancis yang sedang mewawancarainya. Dua tahun lalu, Zanfanti juga menjadi tamu kehormatan di sebuah klub malam Rimini ketika sekelompok wanita Swedia yang berkunjung pada 1980-an untuk reuni.

Dalam wawancara terakhirnya dengan surat kabar Jerman Bild pada tahun 2014, ia mengumumkan pengunduran dirinya dan berkata, ''Pada usia 59, saya sudah terlalu tua untuk itu.'' (Himedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)

Berita Terkait

Berita Terkini