Relationship

Kecanduan Seks, Wanita Ini Nekat Tidur dengan Ratusan Pria Tak Dikenal

Namun, pada akhirnya dia berjuang untuk sembuh dari kecanduan seks.

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi perempuan. (Unsplash/Alexandra Gorn)
Ilustrasi perempuan. (Unsplash/Alexandra Gorn)

Dewiku.com - Masalah kecanduan seks sangat mungkin dialami siapa saja, salah satunya perempuan asal Inggris bernama Laurie Jade Woodruff. Dia bahkan dapat tidur dengan enam pria berbeda setiap pekan.

Melansir The Sun, media sosial Instagram disebut mempermudah dirinya untuk memenuhi hasrat seksual yang begitu tinggi. Setiap kali mengunggah foto seksi, tak butuh waktu lama untuknya digoda pria-pria hidung belang.

"Setelah mengunggah foto seksi, cuma dalam hitungan menit, aku langsung menerima pesan nakal dari pria asing yang tidak kukenal," ungkap dia.

Woodruff bilang pernah tidur dengan sekitar 100-200 pria. Nyatanya, dia bahkan sudah tidak bisa mengingat jumlah tepatnya karena memang keterlaluan banyaknya. Dalam sepeken saja bisa ada enam pria berbeda.

Dia juga mengaku terobsesi melakukan hubungan seks dengan pria tak dikenal. Hal itu menjadi begitu mudah berkat pengaruh media sosial.

Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan seks. (Shutterstock)

Hasrat seksual yang begitu besar pun diakui telah menutup akal sehatnya. Dia tak berpikir panjang sebelum bertindak.

Sebuah pengalaman buruk akhirnya menjadi titik balik ibu satu anak ini. Suatu hari, ia bertemu dengan pria yang mulanya terkesan begitu manis ketika mengiriminya pesan di media sosial.

Namun, orang itu ternyata sangat kasar di ranjang. Woodruff jadi benar-benar ketakutan dan trauma.

Ilustrasi bercinta, hubungan seks. (Shutterstock)
Ilustrasi bercinta. (Shutterstock)

Bertekad sembuh dari masalah kecanduan seks, dia kemudian menjalani terapi dengan bergabung di sebuah komunitas.

Dia bertemu dengan sesama pecandu seks dan dapat saling memberikan dukungan untuk sembuh. Secara bertahap, dia pun sangguh keluar dari dunia gelap itu.

Hasrat seksual Woodruff memang masih tinggi. Namun, kini dia lebih mampu mengendalikannya. Dia juga memutuskan untuk fokus pada tumbuh kembang anak lelakinya yang berusia dua tahun.

Berita Terkait

Berita Terkini