Beauty

Jerawat Datang Mengganggu saat Hanya di Rumah Aja, Berikut 6 Penyebabnya

Kenapa wajah bisa berjerawat meski hanya di rumah aja? Kenali 6 penyebabnya!

Rima Sekarani Imamun Nissa

Ilustrasi jerawat. (Shutterstock)
Ilustrasi jerawat. (Shutterstock)

Dewiku.com - Pandemi Covid-19 mau tak mau memengaruhi segala aspek kehidupan. Kondisi ini pun berdampak pada kesehatan kulit. Alih-alih mulus dan bersih, pernahkah Anda memperhatikan bahwa kulit malah jadi lebih mudah berjerawat? Padahal Anda jarang terkena polusi dan menggunakan riasan karena selalu di dalam rumah.

Dokter kulit di Urban Retreat, Dr. Luca Russo, menyebut hal itu dapat terjadi karena beberapa faktor.

"Ini mungkin berkaitan dengan apa yang terjadi di dalam tubuh dan apa yang Anda makan," kata Dr. Russo, dilansir dari Express.

Russo pun memaparkan beberapa penyebab wajah berjerawat selama berada di rumah, antara lain:

1. Stres

Russo mengatakan, penyebab paling mungkin dari timbulnya jerawat adalah stres. "Selama masa yang tak pasti dan penuh tekanan seperti itu, sistem tubuh berupaya meningkatkan produksi kortisol," jelasnya.

Kortisol adalah hormon androgenik yang dilepaskan saat kita menghadapi tantangan yang tidak biasa dan bersiap untuk 'bertarung'.

"Namun, itu juga bakal meningkatkan kadar gula dalam aliran darah dan produksi sebum yang mungkin menjadi penyebab," tambahnya.

Ilustrasi jerawat. (Shutterstock)
Ilustrasi jerawat. (Shutterstock)

2. Jarang olahraga

Guna mencegah jerawat yang berasal dari tingkat stres yang tinggi, Anda mesti menenangkan diri. Russo merekomendasikan lakukan aktivitas yang memungkinkan Anda untuk beristirahat dan melepas lelah, seperti yoga.

Dia juga menyarankan untuk berolahraga secara teratur. Jadi, inilah waktunya untuk mulai memanfaatkan jalan kaki, bersepeda, atau lari yang masih diperbolehkan pemerintah.

Jika Anda benci berolahraga, jangan khawatir, penangkal tingkat kortisol tinggi tidak harus bersifat fisik. Tertawa, tidur nyenyak di malam hari, atau melatih hobi favorit juga pilihan efektif.

Berendam di bak mandi dan melakukan masker wajah bisa membantu Anda merasa lebih bisa mengendalikan kulit Anda. Cara ini dapat menyebabkan penurunan produksi minyak dan jerawat.

3. Makanan

Sebagian besar orang mungkin membeli makanan manis dan makanan ringan asin untuk menghibur diri ketika menghadapi COVID-19.

"Selama karantina, makanan menjadi salah satu dari beberapa titik fokus. Lebih baik banyak konsumsi makanan yang menenangkan," ujar Russo.

Selain itu, kalau Anda melakukan diet yang buruk, hal ini juga dapat mempengaruhi kulit secara negatif. Tubuh memecah makanan menjadi partikel kecil protein, lemak, dan karbohidrat, lalu menyebarkan ke organ-organ yang membutuhkannya.

Menyajikan buah anggur dengan makanan sehat lainnya. (Unsplash/Jessy Smith)
Menyajikan buah anggur dengan makanan sehat lainnya. (Unsplash/Jessy Smith)

"Untuk memperbaiki kulit, Anda mesti makan dengan baik. Makan makanan yang mengandung vitamin dan protein. Juga camilan pada buah dan sayuran," jelasnya.

Minum banyak air akan menggantikan kelembapan yang hilang melalui keringat. Hal itupun dapat menjaga kulit tetap terhidrasi.

Makanan yang kaya minyak sehat dan asam lemak omega-3 juga bisa meningkatkan produksi kolagen di kulit. Ini membuat kulit lebih halus, kenyal, dan akan mencegah penuaan dini. Minyak dan lemak dapat ditemukan dalam ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan banyak lagi makanan yang biasa ditemukan

4. Kurang vitamin D

Selama masa karantina, kita lebih asik di dalam rumah dan tak membiarkan kulit merasakan matahari.

Dr. Russo mengatakan, "Saat kulit Anda terpapar cahaya alami, produksi Vitamin D meningkat. Endorfin juga diproduksi, dan ini meningkatkan sistem kekebalan tubuh."

Matahari merupakan sumber daya alam yang bagus untuk memperbaiki kulit. Namun, pastikan juga melindungi diri dengan perlindungan sinar matahari sebelum pergi. Anda harus mengenakan SPF, setidaknya SPF 30, di wajah setiap kali akan meninggalkan rumah atau berada di depan jendela untuk waktu yang lama.

Membersihkan wajah. (Shutterstock)
Membersihkan wajah. (Shutterstock)

5. Melewatkan cuci muka

Kebanyakan orang tak memakai riasan wajah selama di dalam rumah. Ini berarti Anda mungkin melewatkan rutinitas membersihkan wajah dan langsung tidur begitu hari selesai.

"Anda mungkin tak dapat menerima perawatan profesional selama ini, dan akan membuat jerawat anda muncul," kata dia.

Russo pun menyarankan untuk melanjutkan rutinitas perawatan kulit normal seperti biasanya.

6. Pakai masker bedah

Sementara masker bedah dianggap melindungi kita dari virus corona. Namun menurut Russo, masker bedah ini tidak bagus untuk kulit.

Russo menjelaskan bahwa jika masker dipakai selama beberapa jam akan merusak kulit, terutama saat cuaca panas di luar.

Masker punya ruang yang sempurna untuk menampung bakteri dan kuman. Jadi, dianjurkan untuk melakukan pembersihan ganda pada bagian bawah wajah jika Anda telah memakai masker bedah dalam waktu yang lama. (*Lilis Varwati)

Berita Terkait

Berita Terkini