Hasil Survei: Budaya Slow Fashion Semakin Populer di Kalangan Gen Z

Hal ini selaras dengan tingginya kesadaran Gen Z terhadap isu lingkungan.

By: Rima Sekarani Imamun Nissa icon Minggu, 22 Oktober 2023 icon 09:40 WIB
Hasil Survei: Budaya Slow Fashion Semakin Populer di Kalangan Gen Z

Ilustrasi perempuan mengenakan busana berwarna cerah (Pexels/Rizky Sabriansyah)

Produk fesyen selalu menjadi yang teratas dalam pembelian online. Laporan Jakpat semester 1 tahun 2022 menunjukkan bahwa pembelian barang-barang fashion mencapai 33 persen. Meskipun angkanya menurun jadi 26 persen pada awal tengah tahun ini, pembelian produk mode masih nomor satu.

Jakpat mengadakan survei untuk mengetahui perilaku dan kebiasaan pembeli produk fesyen di Indonesia. Laporan yang melibatkan 702 responden ini menunjukkan apa saja tipe pakaian yang dibeli hingga pertengahan tahun 2023 dan tingkat kepuasannya, serta pertimbangan dalam membeli pakaian. 

Laporan terbagi dalam lima kategori, yaitu pakaian kasual, pakaian olahraga (sportswear), pakaian formal, alas kaki, dan aksesoris fesyen. Para responden juga terdiri dalam empat persona yaitu efficient, uptodate, be myself, dan outstanding. 

Baca Juga: Sustainable Fashion, 5 Jenama Lokal Sarat Inovasi Ramah Lingkungan

Ilustrasi Zodiak Belanja (Pexels/Artem)
Ilustrasi belanja pakaian (Pexels/Artem)

Hasil survei menyatakan bahwa 88 persen responden yang terdiri dari Gen Y (milenial) dan Gen Z itu telah membeli produk fesyen dan 79 persen berniat membelinya pada tahun ini.

Sembilan dari 10 orang pembeli barang mode ini mengaku memiliki pakaian kasual sebagai item baru mereka, mencakup seperti kaos, kemeja, rok, dan celana. Produk lain yang telah dibeli adalah footwear (75%) dan aksesoris feysen (57%).

"Berbicara tentang rencana pembelian produk fashion, terlihat bahwa lebih banyak Gen Z yang berminat terhadap produk fesyen retro/vintage/preloved goods dibandingkan Gen Y. Hal ini selaras dengan tingginya awareness isu lingkungan pada Gen Z, sehingga mereka mulai mempertimbangkan budaya slow fashion dengan harapan dapat mengurangi limbah industri fashion," ucap Head of Research Jakpat, Aska Primardi, Jumat (20/10/2023), dikutip dari siaran pers.

Baca Juga: Ultah Ke-14 Tahun, The Little Things She Needs Kasih Banyak Kejutan, Intip Yuk!

Dari mereka yang telah membeli produk fesyen, terlihat bahwa pria cenderung mencari pakaian formal, yakni sekitar 59 persen. Sementara, lebih banyak wanita yang membeli barang bawaan seperti tas atau koper (46%) dibandingkan pakaian formal (33%). 

Dari segi generasi, lebih banyak milenial yang membeli pakaian olahraga (43%) dibandingkan Gen Z (36%) Di sisi lain, pakaian formal lebih menarik minat Gen Z (55&) dibandingkan Milenial (49%).

Baca Juga: Brand Lokal Bisa Ekspansi ke Luar Negeri, Begini Caranya

"Mayoritas Gen Z membeli produk fashion dengan pertimbangan agar penampilan mereka selalu terupdate dengan tren terkini. Di sisi lain, mayoritas Gen Y membeli pakaian dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pakaian bagi dirinya dan keluarga, salah satunya kebutuhan berolahraga, sehingga di sini pengaruh tren tidak terlalu besar," tutur Aska.

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI