Lifestyle

Sarapan Sereal Tidak Disarankan, Ini Sebabnya

Sereal memang enak dan cepat, tapi...

Dinar Surya Oktarini | Yasinta Rahmawati

Sereal. (Unsplash/freestocks)
Sereal. (Unsplash/freestocks)

Dewiku.com - Sarapan merupakan amunisi penting untuk menjalani hari. Namun karena waktu yang terbatas, banyak orang memilih menu sarapan yang simpel, cepat dan mengenyangkan seperti semangkuk sereal.

Produk makanan satu ini banyak jadi pilihan kaum urban untuk menu sarapan, terutama bagi mereka yang sibuk dan tidak mempunyai banyak waktu di pagi hari. Akan tetapi, menu cepat untuk sarapan ini rupanya tidak sesehat yang dikira selama ini.

Sebab sereal yang ada dipasaran kebanyakan tinggi gula, rendah serat dan juga rendah protein. Meski sereal itu terbuat dari biji gandum, namun sudah diolah menjadi tepung lalu dimasak sedemikian rupa.

Sereal. (Unsplash/Gades Photography)
Sereal. (Unsplash/Gades Photography)

 

Setelah itu adonan tepung tersebut dicampur dengan beberapa bahan, antara lain gula, cokelat, dan air. Lalu adonan dipadatkan agar mudah dibentuk menjadi potongan-potongan yang menarik dan dikeringkan.

Nah sayangnya gula atau pemanis buatan yang ditambahkan pada sereal cukup banyak. Kalau kamu makan keping cereal dan terasa sangat manis, maka bisa dibayangkan berapa banyak gula pada semangkuk sereal.

Padahal terlalu banyak gula di pagi hari akan membuat gula darah melonjak. Begitu gula mulai menurun dalam beberapa jam seiring makin banyaknya aktivitas, tubuh akan memberikan reaksi untuk meminta lebih banyak konsumsi gula.

Hal itulah yang memicu keinginan untuk mengunyah kembali, entah itu sekedar ngemil atau makan berat. Rasa lapar palsu inilah yang membuat kita makan berlebihan sehingga membuat angka di timbangan bergeser ke kanan.

Sereal. (Unsplash/Peter Lewicki)
Sereal. (Unsplash/Peter Lewicki)

 

Namun bukan berarti kamu sama sekali tidak boleh mengonsumsi sereal di pagi hari. Cukup sedikit penyesuaian agar sereal tidak membawa dampak buruk pada timbangan.

Pertama perhatikan label kemasan dan pilih yang mengandung sedikit gula. Kalau bisa cari yang kandungan gulanya di bawah lima gram dalam porsi sekali santap.

Selain itu jelilah dalam membaca label kandungan makanan dan gizi pada kemasan. Jangan terkecoh sebab beberapa produk mungkin mengganti nama gula dengan istilah berbeda.

Kedua, tambahkan buah, yogurt, biji-bijian, atau kacang-kacangan dalam semangkuk cereal. Dengan bahan tambahan ini, kamu tak perlu memenuhi mangkuk dengan sereal. Terakhir, gunakan susu plain atau rendah lemak. Jangan susu kental manis karena bakal memberi tambahan gula yang cukup banyak.

Berita Terkait

Berita Terkini