10 Rekomendasi Wisata Gua, Serunya Liburan Rasa Petualangan

Ada banyak gua di Indonesia yang bakal memberikan pengalaman tak terlupakan.

By: Rima Sekarani Imamun Nissa icon Jumat, 08 Desember 2023 icon 12:30 WIB
10 Rekomendasi Wisata Gua, Serunya Liburan Rasa Petualangan

Keindahan wisata gua yang cocok untuk jiwa petualang. (Unsplash/Iswanto Arif)

Mau liburan ke mana akhir tahun ini? Jika kamu menyukai tantangan atau merasa punya jiwa petualang, wisata gua atau caving bisa jadi pilihan menarik.

Ada cukup banyak gua di Indonesia yang bisa dimasuki dengan cara trekking melalui tangga dan batuan terjal, menyusuri sungai di dalam gua, hingga menggunakan bantuan tali untuk masuk ke dalam mulut gua. Berikut beberapa destinasi yang direkomendasikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

1. Gua Jomblang

Baca Juga: Rekomendasi 4 Tempat Wisata sesuai Kepribadianmu, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Berada di Gunungkidul, Yogyakarta, daya tarik utama dari gua ini adalah "Cahaya Surga", yakni sorot cahaya matahari yang masuk ke dalam gua lewat lubang besar setinggi 90 meter.

Untuk melihat keindahan itu, kamu harus turun ke mulut gua dari ketinggian 15-20 meter dengan bantuan tali, lalu menyusuri gua menuju titik "Cahaya Surga". Tentu saja wisatawan akan dipandu ahli untuk memastikan keamanan perjalanan.

2. Gua Pindul

Baca Juga: 3 Rekomendasi Wisata di Hong Kong, Liburan Akhir Tahun Bareng Keluarga

Gua Pindul juga ada di Gunungkidul. Aktivitas seru yang ditawarkan adalah susur sungai atau river tubing. Terdapat aliran sungai bawah tanah sepanjang 350 meter. Selain perlu bersabar masuk satu per satu, wisawatan juga wajib mengikuti arahan dari pemandu profesional.

3. Gua Cokro

Gua yang juga terletak di Gunungkidul ini memiliki daya tarik berupa ornamen pada dinding gua yang terbentuk secara alami. Uniknya, ornamen tersebut seakan membentuk tirai dan menyerupai keris. Stalaktit dan stalakmit yang indah juga dapat disaksikan kala menyusuri gua dengan kedalaman 18 meter tersebut.

4. Gua Gong

Gua Gong berlokasi di Pacitan, Jawa Timur. Konon, nama gua tersebut muncul karena ada suara seperti gong saat stalakmit dan stalagmit di gua dipukul. Ketika susur gua, kamu dapat menikmati cahaya warna-warni yang berpendar indah di dalam gua.

5. Gua Beloyot

Berlokasi di Kampung Merabu, Berau, Kalimantan Timur, wisata Gua Beloyot konon sudah ada sejak 10.000 tahun silam. Wisatawan dapat menemukan beberapa peninggalan prasejarah berupa lukisan manusia purba yang menceritakan aktivitas berburu dan jiplakan tangan manusia purba.

Jika ingin merasakan wisata eksotis Gua Beloyot, kamu terlebih dahulu perlu menyusuri hutan rimbun yang masih asri sejauh 5,5 km dari Kampung Merabu.

6. Gua Pangkep

Tempat wisata ini menawarkan sekumpulan gua yang berdekatan yang membentang dari Kabupaten Maros hingga Pangkep, tepatnya di kawasan Karst, Sulawesi Selatan.

Luas area mencapai sekitar 43 hektare yang terdiri dari 268 gua di dalamnya. Sebanyak 50 gua di antaranya termasuk gua prasejarah di mana pernah ditemukan bekas makanan manusia purba hingga lukisan kuno.

7. Gua Batu Cermin

Jalan-jalan ke Labuan Bajo, kunjungi juga Gua Batu Cermin. Gua ini seperti kolam yang terbentuk secara alami akibat permukaan air laut yang surut.

Ada berbagai fosil koral di dalam gua ini, mulai dari penyu, kura-kura, dan berbagai jenis ikan. Saat susur gua, kamu pun bakal menemukan stalaktit dan stalakmit yang masih sangat alami dan terjaga keindahannya.

8. Gua Londa

Gua Londa ada di Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Di dalamnya, kamu akan menyaksikan langsung peti-peti jenazah dan tulang belulang para leluhur yang dimakamkan di dinding gua.

Masuk gua harus dipandu warga lokal atau pemandu. Ini karena Gua Londa mempunyai lorong sempit, batuan terjal, dan cukup licin.

9. Gua Ergendang

Gua Ergendang berada di Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir, Deli Serdang, Sumatera Utara. Ada kolam pemandian air panas yang bisa digunakan wisatawan untuk berendam maupun berenang sembari melihat stalaktit dan stalakmit yang menghiasi langit gua. 

10. Gua Lokale

Gua ini terletak di Lembah Baliem, Jayawijaya. Destinasi ini disebut gua tak berujung karena arkeolog baru mencapai kedalaman sejauh 3 km sehingga saja lebih lebih jauh.

Baca Juga: Juara Jagoan Pariwisata 2023 Siap Dorong Pertumbuhan Desa Wisata

Di dalam gua, ada beberapa dinding berongga yang akan mengeluarkan suara unik jika diketuk. Berlokasi di kawasan hutan pinus, udara Gua Lokale pun terkenal dengan pemandangan yang sangat asri dan sejuk.

BERITA TERKAIT