Relationship

Bikin Emosi, Undangan Pernikahan Ini Panen Hujatan Netizen

Apa salahnya minta para calon tamu menabung?

Rima Sekarani Imamun Nissa

Undangan pernikahan. (Unsplash/Micheile Henderson)
Undangan pernikahan. (Unsplash/Micheile Henderson)

Dewiku.com - Adanya peraturan aneh lagi-lagi membuat netizen ramai-ramai menghujat undangan pernikahan yang viral di media sosial. Kali ini, di mana letak salahnya?

Menikah di luar negeri bisa jadi menjadi impian bagi banyak pasangan. Namun, bagaimana jadinya kalau rencana itu belum benar-benar matang tapi undangan pernikahan terlanjur disebar?

Dilansir dari Mirror, sebuah undangan pernikahan 'unik' tersebar di media sosial Facebook. Undangan tersebut dianggap terlalu agresif karena memuat dua lembar peraturan yang diberlakukan bagi para tamu.

Terdapat beberapa infromasi terkait hal-hal yang perlu diingat sebelum tamu mengonfirmasi kehadiran mereka.

Pertama, ada pemberitahuan bahwa pernikahan akan diadakan di negara Asia seperti Thailand atau Filipina. Hanya saja, calon pengantin memutuskan secara final.

Oleh karena ini, dalam undangan juga ditulis bahwa pesta pernikahan ini tidak akan murah sehingga para tamu disarankan mulai menabung. Dibutuhkan uang setidaknya Rp 50-60 juta untuk menutupi biaya penerbangan, hotel, makanan, minuman, serta aktivitas liburan.

Undangan pernikahan. (Unsplash/Artsy Vibes)
Undangan pernikahan. (Unsplash/Artsy Vibes)

Undangan pernikahan itu juga menginformasikan kalau pesta pernikahan bakal berlangsung selama 2-3 hari dan menyarankan para tamu mengambil cuti selama dua minggu. Alasannya? Satu minggu dianggap terlalu pendek untuk liburan di negara Asia.

''Kami memberi Anda waktu setidaknya sembilan bulan. Jadi jika Anda ingin hadir, mulailah menyimpan uang Anda sekarang!'' demikian bunyi bagian akhir undangan pernikahan yang viral tersebut.

Orang-orang di Facebook kemudian merasa aneh dengan jenis undangan pernikahan seperti itu. Banyak yang bilang kalau itu sangat agresif.

Ilustrasi kado pernikahan. (Unsplash/Widjan Mq)
Ilustrasi kado pernikahan. (Unsplash/Widjan Mq)

''Mereka mungkin tidak membutuhkan tempat sama sekali setelah menyiapkan tanggal karena mungkin hanya akan ada dia dan suami,'' komentar seorang netizen.

''Orang-orang ini benar-benar tidak ingin ada tamu di pernikahan mereka,'' kata netizen lain.

Meski begitu, ada juga yang konsep tersebut sebenarnya tidak buruk. Ada yang bilang kalau idenya bagus, hanya belum dieksekusi secara tepat saja.

Kalau menurutmu bagaimana? Seandainya dapat undangan penikahan seperti itu, kira-kira bakal emosi, nggak?

 

Suara.com/Risna Halidi

Berita Terkait

Berita Terkini