Relationship

Pilu! Wanita Ini Pilih Cerai agar Suami Bisa Nikahi Anak Kandung yang Hamil

Kisah memilukan ini dibagikan oleh seorang pengacara di Facebook.

Nur Khotimah

ilustrasi wanita sedih. (Pexels/Kat Jayne)
ilustrasi wanita sedih. (Pexels/Kat Jayne)

Dewiku.com - Seorang pengacara asal Malaysia mengungkap kisah memilukan tentang pasangan suami istri yang bercerai karena perselingkuhan. Bukan dengan wanita lain, sang suami selingkuh dengan anak kandung sendiri.

Lewat unggahan panjang di Facebook, dia mengungkap bahwa pasangan suami istri itu berusia 40-an tahun. Sedangkan anak perempuan mereka sudah memasuki umur 20-an.

Wanita tadi bukan tanpa alasan mengizinkan suaminya menikahi anak kandung mereka. Keputusan itu dengan berat diambil setelah wanita tersebut mengetahui suaminya menghamili sang putri.

Perselingkuhan keduanya terjadi saat masa lockdown di Malaysia. Agar cucunya nanti bisa terdaftar dengan legal di kantor yang bersangkutan, wanita tersebut mengizinkan suaminya menikahi anak mereka.

"Ibu dan ayah bercerai sebagai 'pengorbanan' untuk putri ini sekarang. Kemudian, sang ayah menikahi putrinya menggunakan layanan sindikat pernikahan yang dilakukan oleh warga negara asing di Malaysia," tulisnya.

Setelah si bayi lahir, ayah dan anak itu ternyata tetap kesulitan membuat akta kelahiran. Pengadilan mengatakan bahwa bayi pasangan ini tidak dapat didaftarkan atas nama suaminya (yang juga ayah ibunya) meskipun mereka sudah menikah.

Kisah wanita rela diceraikan agar suami bisa nikahi anak kandung. (Facebook)
Kisah wanita rela diceraikan agar suami bisa nikahi anak kandung. (Facebook)

"Ketika bayi lahir, proses pencatatan kelahiran harus diurus tetapi tidak disetujui oleh JPN. Mereka diminta untuk berkonsultasi ke Pengadilan Syariah, menentukan kembali garis keturunan anak tersebut," lanjutnya.

Sang pengacara tidak sembarangan membagikan kisah yang cukup memilukan ini. Dia berharap agar publik bisa mengambil pelajaran dari kisah ini.

"Kalau sudah begini siapa yang hendak disalahkan? Apakah menyalahkan ayah kandung karena gagal membimbing keluarga atau ibu kandung karena tidak bisa mendidik anak? Bukankah pernikahan itu tanggung jawab bersama," pungkasnya.

Unggahan terkait lumayan viral di Facebook hingga dibagikan ulang sebanyak lebih dari 20 ribu kali dan mendapat sekitar 4 ribu komentar.

Berita Terkait

Berita Terkini