Fashion

Hari Batik Nasional, Ini 5 Merek Batik Indonesia Terpopuler

Sudah memiliki salah satu koleksi merek batik Indonesia terpopuler ini?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Kintan Sekarwangi

Batik. (Instagram/@bateeqshop)
Batik. (Instagram/@bateeqshop)

Dewiku.com - Tahun ini adalah tahun kesembilan semenjak batik dikukuhkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbedawi. Ngomong-ngomong soal Hari Batik Nasional, ada 5 merek batik Indonesia yang sangat populer, lho.

Pengakuan secara internasional ini akhirnya diperingati sebagai Hari Batik Nasional setiap tanggal 2 Oktober. Nah, untuk menyambut Hari Batik Nasional, nggak ada salahnya nihkita mengenal beberapa merek batik Indonesia yang sudah terkenal di kalangan masyarakat dalam dan luar negeri.

Motif-motif batik yang identik dengan kebanggaan Indonesia memang selalu berhasil menarik atensi. Merek batik Indonesia di bawah ini adalah merek yang selalu berhasil membuat karya-karya batik menjadi salah satu outfit favorit di era milenial.

Apa aja sih? Keep scrolling!

1. Danar Hadi

Batik. (Instagram/@danarhadi_id)
Batik. (Instagram/@danarhadi_id)

Merek batik Indonesia satu ini berasal dari Solo, Jawa Tengah. Didirikan pada tahun 1967 oleh pasangan suami istri bernama H. Santoesa Dulla dan Hj. Danarsih Santosa.

Hampir 60 tahun berkarya di dunia batik Indonesia, sampai sekarang Danar Hadi tetap eksis.

2. Batik Keris

Batik. (Instagram/@batikerisindo)
Batik. (Instagram/@batikerisindo)

Berusia lebih tua daripada Danar Hadi, Batik Keris didirikan tahun 1947 oleh Kasom Tjokrosaputro dan Gaitini. Batik keris juga didirikan di solo. Awalnya, toko ini berada di Jalan Kom. Yos Sudarso dengan nama 'Keris'.

Pada 1970, mereka mendirikan pabrik printing dan menjual produk tersebut di Sarinah pada tahun 1972. Tetap eksis sampai sekarang, Batik Keris menjadi salah satu favorit kalangan milenial.

3. Batik Semar

Batik. (Instagram/@batik_semar)
Batik. (Instagram/@batik_semar)

Batik Semar didirikan tahun 1947 di Solo oleh Somadi Kasigit dengan nama 'Batik Bondronoyo'. Bondronoyo sendiri merupakan nama lain dari Semar, tokoh panutan dalam pewayangan.

Batik Semar awalnya membuat batik tulis saja. Namun, batik tulis hanya terbatas penjualannya untuk kelas menengah ke atas. Akhirnya batik semar juga menjual batik cap dan kombinasi supaya bisa dibeli kalangan menengah ke bawah.

4. Parang Kencana

Batik. (Instagram/@parangkencana)
Batik. (Instagram/@parangkencana)

Didirikan pada 1992 oleh Mariana Sutandi. Mariana Sutandi mempunyai hasrat di dunia bisnis dan cintanya terhadap batik telah membawa Parang Kencana berkembang pesat.

Sekarang, Parang Kencana sudah membuka kurang lebih 30 gerai dan mempekerjakan sekitar 400 pengrajin batik yang tersebar di Pekalongan, Cirebon, dan Jakarta.

5. Bateeq

Batik. (Instagram/@bateeqshop)
Batik. (Instagram/@bateeqshop)

Bateeq merupakan merek di bawah bendera PT. Efrata Retailindo dengan Michelle Tjokrosaputro sebagai President Director. Michelle mempunyai cita-cita membuat Bateeq sebesar Zara.

Produk batik yang dibuat oleh Bateeq sangat beragam. Banyak sekali model modern yang diusung dalam balutan kain batik yang cantik. Bateeq menjadi salah satu merek batik Indonesia populer yang menjadi favorit generasi milenial.

Berita Terkait

Berita Terkini